Perkuat Jejaring Lintas Sektor, Rakernas Himpunan Alumni IPB Gaungkan Transformasi Bangsa

JAKARTA, HA IPB– Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (HA IPB) resmi memulai babak baru lewat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan pelantikan pengurus periode 2025–2029. Momentum ini sebagai langkah strategis memperkuat kontribusi nyata alumni dalam pembangunan nasional.

Dalam keterangannya, HA IPB menggelar Rakernas yang dirangkai dengan pelantikan pengurus baru di Jakarta pada Sabtu (2/5/2026). Kegiatan ini menjadi titik awal konsolidasi organisasi dalam memperkuat peran strategis alumni.

Ketua Umum HA IPB Fauzi Amro menyampaikan pelantikan menjadi momentum dan langkah awal melakukan transformasi organisasi secara menyeluruh. “Pelantikan ini bukan akhir, tetapi awal dari kerja besar kita untuk menjadikan HA IPB sebagai organisasi alumni yang profesional, mandiri, dan berdampak luas bagi masyarakat,” ujar Fauzi Amro.

Fauzi menjelaskan, Rakernas yang digelar sehari sebelumnya menjadi forum penting merumuskan arah kebijakan organisasi. Pembahasan difokuskan pada tantangan nasional, khususnya di sektor pangan, energi, dan ekonomi.

Mengusung tema sinergi alumni untuk bangsa, kegiatan ini menghadirkan berbagai tokoh lintas sektor dari keluarga besar IPB. Forum tersebut menjadi ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi dalam menjawab isu-isu nasional.

Sejumlah pejabat dan tokoh nasional turut hadir dan terlibat dalam kepengurusan maupun ekosistem HA IPB. Hal itu mencerminkan luasnya jaringan dan pengaruh alumni di berbagai bidang. Selain itu, jajaran akademisi dan pimpinan lembaga juga ambil bagian dalam penguatan jejaring alumni.
Kehadiran tokoh-tokoh tersebut mulai dari pemerintahan, akademisi, politisi, hingga dunia usaha dan berbagai jejaring alumni IPB, menjadi kekuatan besar organisasi.

“Ini bukan sekadar kumpulan nama besar, tetapi kekuatan kolektif yang harus kita orkestrasi menjadi solusi nyata bagi bangsa,” katanya.

Ia menambahkan, keberagaman latar belakang alumni justru menjadi kekuatan utama organisasi. Kondisi ini membuka peluang besar untuk menciptakan inovasi dan kolaborasi lintas sektor.

Dalam Rakernas tersebut, HA IPB juga menegaskan komitmennya untuk menjadi organisasi yang mandiri dan profesional. Transformasi ini mencakup penguatan tata kelola serta kemandirian finansial. Salah satu langkah yang disiapkan adalah pembangunan pusat kegiatan alumni bertajuk “HA Hub”. Fasilitas ini dirancang sebagai ruang kolaborasi, inkubasi bisnis, dan pengembangan jaringan profesional.

Selain itu, organisasi akan mengoptimalkan aset yang dimiliki untuk menciptakan sumber pendanaan berkelanjutan. Upaya ini dilakukan agar program-program HA IPB dapat berjalan konsisten dan berdampak luas.

Di sisi lain, HA IPB juga berkomitmen memperkuat peran sosial melalui berbagai program.
Fokusnya mencakup pemberdayaan ekonomi masyarakat dan penguatan ketahanan pangan.
Menurutnya, keunggulan IPB di bidang pertanian, lingkungan, dan sumber daya alam menjadi modal utama. Potensi ini dinilai harus dimanfaatkan secara maksimal untuk masa depan Indonesia.

“IPB punya DNA di sektor pangan dan lingkungan. Ini yang akan menjadi kontribusi utama kita untuk masa depan Indonesia,” kata Fauzi. [SP/KP]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *